Peneliti Indonesia, Mujizat Kawaroe melakukan penelitian terhadap mikroalga sebagai senyawa dasar pembentuk bahan bakar blue energy. Ia menemukan potensi sumber energi dalam mikroalga atau ganggang mikro, yang selama ini dikenal sebagai salah satu bahan dasar produk kosmetik atau farmasi. Namun, di tangan Mujizat, tumbuhan paling primitif berukuran renik ini baik sel tunggal maupun koloni disulap menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi, yakni sebagai sumber energi terbarukan.Ketertarikan Mujizat untuk melakukan riset terhadap mikroalga dimulai dua tahun lalu, tatkala pemerintah sedang giat-giatnya...
Welcome
Welcome to this blog!
Di blog ini Anda dapat mencari artikel-artikel, materi pelajaran bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi, Kimia dan Bahasa Indonesia untuk SMP dan SMA.
Anda juga dapat mencari link sekolah maupun perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Seperti misalnya Universitas California, MIT dan sebagainya.
Anda juga dapat mendapatkan informasi tentang bea siswa dalam dan luar negeri.
Bagi yang memiliki materi yang ingin ditayangkan di blog ini kirimkan ke E-Mail saya intankierana@gmail.com .
Terima kasih.
Intan Kirana
Di blog ini Anda dapat mencari artikel-artikel, materi pelajaran bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi, Kimia dan Bahasa Indonesia untuk SMP dan SMA.
Anda juga dapat mencari link sekolah maupun perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Seperti misalnya Universitas California, MIT dan sebagainya.
Anda juga dapat mendapatkan informasi tentang bea siswa dalam dan luar negeri.
Bagi yang memiliki materi yang ingin ditayangkan di blog ini kirimkan ke E-Mail saya intankierana@gmail.com .
Terima kasih.
Intan Kirana
Sabtu, 22 Januari 2011
Scientists developing clean energy systems from micro-algae
An international consortium established by an Australian scientist is developing a clean source of energy that could see some of our future fuel and possibly water needs being Associate Professor Ben Hankamer, the Institute for Molecular Bioscience (IMB) at The University of Queensland, has established the Solar Bio-fuels Consortium which is engineering green algal cells and advanced bio-reactor systems to produce bio-fuels such as hydrogen in a CO2-neutral process. “The development of clean fuels to combat climate change and protect against oil price shocks is an urgent challenge facing...
Energi Terbarukan
Dr. Fahmi AmharPeneliti Utama Bakosurtanal Bahwa BBM kini mahal, tidak ada orang yang membantah. Tahun 1997, seorang PNS gol III-A berpenghasilan 350.000 Rupiah. Kecil memang, tapi ini cukup untuk membeli 500 liter premium yang seliter hanya Rp. 700. Kini, ketika premium yang sama seliter Rp 4500,-, meski gaji PNS III-A sekitar Rp. 1 juta, yang didapat hanya 222 liter premium. Mahalnya BBM terjadi karena energi ini memang terbatas, sedangkan konsumsi dunia terus naik. Ini juga fakta yang tidak bisa dibantah. Negara kaya minyak seperti Iran pun paham, bahwa suatu ketika minyak mereka akan...
Langganan:
Postingan (Atom)